jump to navigation

Dalam Undang-Undang : Konvoi Moge Tidak termasuk Pengguna Jalan Yang Memperoleh Hak Utama 17 Agustus 2015

Posted by ipanase in info otomotif, moge, otomotif, pertamax7.com, sepeda motor baru.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

pertamax7.com, dalam artikel kemaren kan ane mancing mau cross check    Pasal 134 UU RI No 22 Tahun 2009

Mengapa Moge Pelanggar Lalu Lintas Tidak Di tilang

di mbah google banyak, pdf pun ada, nah menurut pembelaan  Divisi Humas Mabes Polri  moge merujuk pada point G konvoi moge adalah pengguna jalan yang memperoleh hak utama, benarkah?

sudah sejak kemaren geger, monggo cek lagi pernyataan pak divisi humas mabes polri

NEWS

ABAIKAN KESELAMATANYA, ELANTO HENTIKAN PAKSA PENGAWALAN POLISI YANG TELAH SESUAI PROSEDUR.

Saat ini netizen dihebohkan dengan aksi yang dilakukan oleh bapak Elanto Wijoyono (32) dan rekan-rekannya yang melakukan penghentian secara paksa konvoi pengendara moge yang sedang melintas di Yogyakarta. Padahal demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas di jalan raya, Polisi telah melakukan pengawalan sesuai dengan prosedur.

Sebelum memberikan komentar, mari kita fahami bersama penjelasan berikut.

Taukah Mitra Humas siapa saja pengguna Jalan yang memperoleh Hak Utama untuk didahulukan menurut Pasal 134 UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan? Berikut urutan :

a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. Iring-iringan pengantar jenazah;
g.Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kami sudah sering sosialisasi lho Mitra Humas, silahkan lihat postingan- postingan kami sebelumnya.

Nah, sesuai dengan urutan tersebut, maka pada huruf g, Polisi telah melakukan tugasnya dengan benar dan sesuai prosedur untuk melakukan pengawalan terhadap konvoi motor Harley tersebut.

“Mengenai voorijder itu, jadi pihak panitia (acara moge) sudah menghubungi kami. Mereka sudah mengantongi izin dan meminta pengawalan,” kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Any Pudjiastuti dalam perbincangan, Minggu (16/8/2015).

Ada komentar bahwa Polisi hanya mengawal orang yang berduit saja? Itu tidak benar, seluruh masyarakat Indonesia berhak untuk mengajukan permohonan pengawalan, termasuk Mitra Humas.

Pengawal terhadap rombongan moge ini tidak beda dengan pengawalan Polisi kepada mobil jenazah, rombongan pengantin dan iring-iringan lainnya.

Ketika ada pengajuan permohonan pengawalan dari masyarakat, Polisi akan melihat, mempertimbangkan dan menentukan seperti apa pola pengawalan yang akan dilakukan dari adanya permohonan tersebut. Pengawalan ini sebenarnya bukan hanya bertujuan untuk mengamankan si pemohon pengawalan, namun juga pengendara lain di jalan raya dari adanya kegiatan tersebut.

Bayangkan betapa bahayanya ketika sebuah iring-iringan tidak dikawal Polisi?

Iring-iringan tersebut bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang tentunya sangat membahayakan iring-iringan itu sendiri dan juga pengguna jalan lain diluar iring-iringan tersebut.

“Jadi itu bagian tugas kami untuk melayani masyarakat. Sudah ada aturannya sendiri itu,” ujar Any.

Dalam pelaksanaan pengawalan, Polisi juga memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan diskresi Kepolisian.

Apa itu Diskresi Kepolisian ?

Menurut Pasal 18 ayat (1) UU RI No 2 Th 2002 tentang Kepolisian RI “Untuk kepentingan umum pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri”.

Artinya walaupun lampu lalu lintas menyala merah, Polisi dapat tetap memberikan kesempatan kepada peserta konvoi moge untuk tetap jalan. Hal ini dinamakan Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu, sebagaimana terdapat dalam Pasal 1 angka 10 Perkap Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengaturan Lalu Lintas dalam Keadaan Tertentu dan Penggunaan Jalan Selain Untuk Kegiatan Lalu Lintas.

“Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu adalah tindakan petugas dalam hal mengatur lalu lintas di jalan dengan menggunakan gerakan tangan, isyarat bunyi, isyarat cahaya dan alat bantu lainnya dalam keadaan tertentu”.

Nah sudah fahamkah Mitra Humas?

* Jangan ditiru ya aksi berbahaya pak Elanto. Berikut aksi berbahaya pak Elanto dalam menghentikan secara paksa pengawalan konvoi moge yang telah sesuai dengan prosedur.

fokus pada

a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. Iring-iringan pengantar jenazah;
g.Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

 fokus ke ini

Nah, sesuai dengan urutan tersebut, maka pada huruf g, Polisi telah melakukan tugasnya dengan benar dan sesuai prosedur untuk melakukan pengawalan terhadap konvoi motor Harley tersebut.

nggak udah banyak ngomong, cek saja pasalnya

Dalam Undang-Undang Konvoi Moge Tidak termasuk Pengguna Jalan Yang Memperoleh Hak Utama 01 pertamax7.com

piye jal, pasti puyeng keliling nih kalau beneran adminnya polisi beneran, nih biar jelas

Dalam Undang-Undang Konvoi Moge Tidak termasuk Pengguna Jalan Yang Memperoleh Hak Utama 00 pertamax7.comjadi kemaren pak polisi anggap pengalawan mogeh itu karena mogeh harley

  1. penanganan bom ( bawa bom?)
  2. pengakutan pasukan ( pasukan bom ? )
  3. penanganan huru hara ( huru hara bom )
  4. penanagan bencana alam ( bencana bom? )

tentu divisi humas polisi ini diserbu netizen yang melek mbah google dan menanyakan kejelasan ini,,,  ane kok jadi bingung sendiri, piye pak polisi?

jangan bawa bom ya gan

semoga berguna

ikuti berita terbaru dan silaturahmi via

 

Komentar»

avatar widarno 1. widarno - 17 Agustus 2015

biasa lah.. akal akalan polisi buat mbelain moge..

Suka

avatar Kobayogasblog Kobayogas - 17 Agustus 2015
avatar wisnu 2. wisnu - 17 Agustus 2015

jogjamu ngendi pan??ngerti masalah mas hasan ketua merkids diantemi biker harley po rak??

Suka

avatar brigade jalan raya 3. brigade jalan raya - 17 Agustus 2015

suara knalpote kek bom 😀

Suka

avatar goezman 4. goezman - 17 Agustus 2015

Harus fair juga, klo ada rombongan penganten kelakuannya kyk gitu musti di labrak juga

Suka

avatar fifauzi 5. fifauzi - 17 Agustus 2015

Salah kowe pan!
Moge itu masuk di poin huruf g, untuk kepentingan tertentu “pengangkut pasukan”

…..”pasukan songong”… 😀

Disukai oleh 1 orang

avatar Joko 6. Joko - 17 Agustus 2015

Kepentingan tertentu itu kepentingan si Nanan Soekarna. Polisi di jalan mau bener pasti ditelpon sama dia. Itulah sebabnya anggota klub hd kebal hukum.

Suka

avatar satch 7. satch - 17 Agustus 2015

Wkkkk.. lucu..!! Pke bom sgala!!
*nyimak

Suka

avatar ardiantoyugo 8. ardiantoyugo - 17 Agustus 2015

Sesok tak tuku moge…

Yang menarik dari MotoGP Brno 2015: http://wp.me/p1eQhG-1jE

Suka

avatar chan 9. chan - 17 Agustus 2015

70 th yg lalu kita d jajah asing .sekarang kita dijajah oleh negara sendiri (tikus2 bangsat)

Suka

avatar sukmahandayani56 10. sukmahandayani56 - 17 Agustus 2015

tapi na di pikir per4an gedeee…
na ntroboss lalin la pyee nasib pengguna jalan lianee jall..?
apa lagi banyaaak bgt opo ra maceettt praahh..?
sabar mnunggu tdak lbih dri 1mnit apa gak bsa yaa..?
apa takut kaki meleleh krena mesin gede..?

kepentingan trtentuu tohhhh……ya ya ya

Suka

avatar irfan 11. irfan - 17 Agustus 2015

buahahahahaha. fp humas polri dibully. #savepointG

Suka

avatar Otoy 12. Otoy - 17 Agustus 2015

Polosi nya takut gak dibayar.. yg berkuasa yg banyak duit..

Suka

avatar adam khan 13. adam khan - 17 Agustus 2015

Mboh..aku yo mumet lek..

Suka

avatar warwer 14. warwer - 17 Agustus 2015

lha piye to…Harley jelas 2 masuk poin G…..kan termasuk mo-Ge..mugkin diartikan motor poin G…:D

Suka

avatar iseng 15. iseng - 17 Agustus 2015

Penegak hukum memang paling paham bagaimana mempermainkan hukum

Suka

avatar yoko 16. yoko - 17 Agustus 2015

baca bolak balik yo isih mumet..

Namanya jga pasal karet…
Pasal buat pembenaran..

Paling2 DPR cuma senyum aja…

Suka

avatar iseng 17. iseng - 17 Agustus 2015

Klo klamaan berhenti harley bisa meledak karena over heat (=Bom).. Begitu mungkin pnjelasan nya

Suka

avatar Pajarstwnpajarstwn 18. Pajarstwnpajarstwn - 17 Agustus 2015

image moge udah terlanjur jelek bagi pengguna jalan umum

Suka

avatar mels 19. mels - 17 Agustus 2015

kena malu lagi…2-0 untuk ontel.

Suka

avatar gry 20. gry - 17 Agustus 2015

kalo menurut ane, sebenarnya banyak kok acara2 yang dikawal polisi.
contohnya saat 17 agustusan seperti ini, atau hari besar tertentu, suka banyak anak2 kecil parade kebudayaan indonesia. ane pernah liat di puncak, sampe macet banget, udah cuma 2 jalur, 1 jalur ditutup buat acara itu, dibawah pengawalan polisi.

lalu pernah juga di daerah cibinong, ada acara jalan sehat yang diikuti ratusan hingga ribuan masyarakat. dibawa pengawalan polisi juga, n diutamakan.

jadi menurut ane, ga masalah dibawah pengawalan polisi asal izin
resmi aja.
soalnya ada pasti, oknum patwal yang tanpa izin suka kawal2.

nah untuk masalah yang kemarin ini, terlalu lama prioritaskan rombongan harley, di video hampir 10 menit.
ditengah2 sering saya liat rombongan terputus sedikit. kenapa tetap stop jalan nya?
seharusnya polisi memecah rombongan ini jadi beberapa grup.
jadi bisa mengawal harley tapi tetap memberikan masyarakat lain hak menggunakan jalan.

sekian opini ane.

Suka

avatar gilaroda2 gilaroda2 - 18 Agustus 2015

klo acara pawai karnaval, dan seperti jalan sehat yg melibatkan ribuan orang lokal yg sudah jadi tradisi tahunan, ya jelas wajar, wong gak usah dikawal aja gak ada yg protes kok…cmiiw.. 😀

Suka

avatar gry gry - 18 Agustus 2015

tapi kan gak harus di jalan raya kan?
pameran kebudayaan atau karnaval bisa di satu tempat aja kok.

maksud saya adalah banyak kegiatan2 yg dikawal polisi. asal izin, ya gak papa.

Suka

avatar sam 21. sam - 17 Agustus 2015

Mang pnunggang moge itu sapa?? Dan kpentingannya apa yaaa?? Ko mo dberi hak utama jika konvoy… Itu kumpulan orang2 arogan dan tulul kok dpiara…. 😂😂😂😂

Suka

avatar Joko Joko - 17 Agustus 2015

Penunggang moge itu anak buah jendral polisi. Itulah sebabnya hukum nggak berlaku untuk mereka.

Suka

avatar bejoselamet 22. bejoselamet - 17 Agustus 2015

Woo kok kayak oknum pengacara nakal aja,ngaburin undang-undang biar di anggap bener…nggk di jelasin secara utuh buat giring opini,cen eshol!

Suka

avatar daud 23. daud - 17 Agustus 2015

duuuh ipan masih belom ngeh nih
konvoi moge itu kan kayak anak TK baris berbaris bang, kalo gk ada guru yg bawa jalan, nanti ada yg ke WC, nabrak tembok, tabrak temennya, tiba2 diam ikat tali sepatu, dll

otak mereka boleh jalan kalo cari duit haram…eh halal.
tapi kalo soal naik motor mana ngerti mereka ? tiap hari pake mobil hasil korupsi eh mobil dinas + sopir.
ngakunya RIDER tapi baru bs naek motor.

sama ajah kayak anak SD ngakunya ROCKER padahal baru pake gelang duri wakakakaka

Suka

avatar shacti 24. shacti - 17 Agustus 2015

Justeru harus bawa bom pan, supaya bisa dikawal..
eh apa bawa mayat dibonceng sekalian biar dianggap kendaraan pembawa jenazah? 😀

Suka

avatar edy 25. edy - 17 Agustus 2015

======================

Motornya Besar…….tapi
Otaknya Kecil,
Nyalinya Mungil,
Simpati Empatinya Secuil.
….Sombongnya Selangit…
Itulah pengendara moge.

======================

Suka

avatar HDCI desa HDCI desa - 18 Agustus 2015
avatar kenalpot resing 😂 26. kenalpot resing 😂 - 17 Agustus 2015

Boikot aja jgn suruh mampir ke jogja lg klo bisa’a cuma merusak ketenangan n ketertiban warga jogja….

Suka

avatar adi 27. adi - 17 Agustus 2015

coba elanto suruh bawa mogeh 1000cc,,suruh jalan alon2 asal klakon…kalo gk pengen paha nya gosong…wkwkwkwkwkk…..tak srempet sepedanya kalo aku

Suka

avatar adi 28. adi - 17 Agustus 2015

trus ngomongin tindakan perlakuan khusus,,,perlakuan khusus gimana? memang kita motor ratusan juta,ya wajar dong…kalo mau protes,protes aja sama orang yg uda kuat beli helikopter…gak sopan,,,jalan2 diatas kepala orang….qqqqq

Suka

avatar hpriysumbodo 29. hpriysumbodo - 17 Agustus 2015

polisi itu Pinter lho….. kalo gak percaya, coba di test IQnya.

Suka

avatar iri dan dengki 30. iri dan dengki - 17 Agustus 2015

yang namanya IRI tanda tak mampu,bisanya cuman cari kesalahan orang lain…..UULAJ itu dibuat dan dilaksanakan yg berwenang,kalau merasa lebih bisa buat UULAJ coba deh lihat kelakuan anda naik mocil…..siapa yg saban hari naik motor BBM? SMS? boncengan bertiga?balik arah se enak jidat tanpa lampu isyarat? tanpa lampu? terobos lampu merah? tanpa helm? tanpa perlengkapan? lawan arus?….haha…kagak usah lagak suci bro,yg maki maki diatas….permasalahannya cuman satu doang….IRI
semua berdasarkan aturan bukan norma…..asal urusan moge ajah bawel….asal urusan sesuatu yg dianggap mewah katanya hedonisme….haha udah lah media jangan kompor komporin….daripada menilai orang…nilai dulu diri sendiri

Suka

avatar Ipanase jancok 31. Ipanase jancok - 17 Agustus 2015

JANCOK KON WONG MISKIN AE OJOK KAKEAN NYOCOTI MOGE AE COK! JUDUL ARTIKELMU RANOK SING GENAH. BLOGGER MISKIN ABAL ABAL KON ANCENE.

Suka

avatar iri dan dengki 32. iri dan dengki - 18 Agustus 2015

yang fair dong bro….jangan berat sebelah,tuh kereta api juga arogan.mementingkan satu gerbong aja…masyarakat lain juga dirugikan suruh stop….kenapa si pengendara sepeda tidak bilang kereta api arogan? kenapa kampanye yg jelas ngawur juga tidak dibilang arogan? jawabnya satu……banyak itu benar…tak bisa disalahkan ….bukan begitu saudara saudara?

Suka

avatar john thor john thor - 18 Agustus 2015

kalo kereta mah, dia emang punya jalur sendiri.. lagi juga satu rangkaian kereta bisa ngangkut ribuan penumpang yang udah beli tiket..

Suka

avatar rudi 33. rudi - 18 Agustus 2015

yang atas ngomongin kereta api?haahaha kereta api punya aturannya tersendiri, lagian yg pnya rel kereta pemerintah?bukannlah ittu punya kereta api, yg hrus mnglah siapa?ya pngguna jalan raya….pahami lagi ya anak2..

Suka

avatar ferri 34. ferri - 18 Agustus 2015

banyak sekali kesenjangan yang dilakukan oleh pengguna HD karena perlakuan yang berbeda oleh kepolisian.

Suka

avatar tommy 35. tommy - 18 Agustus 2015

maaf kebanyakan sih pada angkuh kl punya moge,,contohin deh om indro warkop,,pemain lama tp beliau biasa aja tuh,,mgkn yg baru puya moge yg pada sombong….

Suka

avatar riski 36. riski - 18 Agustus 2015

dulu pernah karyawisata naik bis terus dikawal polisi gapapa tuh engga ada yg prokontra kaya sekarang

Suka

avatar fari.fairis fari.fairis - 18 Agustus 2015

biker moge beda, om..
BEBERAPA biker moge emg arogan..
kemaren ane papasan di jogja, hampir kena tendang krna ane lewat jalur agak ke tengah tapi masih di lajur kiri..

Suka

avatar ipanase ipanase - 18 Agustus 2015

waduh2

Suka

avatar sixxer 37. sixxer - 18 Agustus 2015

mas pertamax7 yg terhormat, penjelasan point G itu disebut antara lain etc etc etc, jadi nga semua perlu disebutkan, yg di sebutkan itu sebagai beberapa contoh saja, jadi hal hal lain selain itu bisa saja di kawal polisi, selama polisi memberikan ijin.

contoh, acara sepedahan yg dikawal polisi juga banyak kan, dan juga menutup sementara jalan kan. jadi tolong jangan kalo acara moge semua jadi diblow-up. kalo urusan motor kecil atau yg lain bikin salah semua diam saja. jadi kalau mau protes mengenai pelanggaran lalu lintas, tolong protes ke pelanggar yg setiap hari tidak disiplin dan melanggar aturan, dan hal itu kebanyakan dilakukan oleh motor kecil…

Suka

avatar ipanase ipanase - 18 Agustus 2015

nyimak

Suka

avatar Anonimaniak Anonimaniak - 18 Agustus 2015

You main tafsir undang-undang seenak udel you.. Yang namanya penjelasan dari suatu peraturan perundangan itu ttidak dapat berisi suatu rumusan norma baru atau memperluas/mempersempit/menambah norma yang terkandung dalam pasal dalam batang tubuh peraturan perundang-undangan. Baca nih. http://m.hukumonline.com/klinik/detail/cl6386/fungsi-penjelasan-dan-lampiran-peraturan-perundang-undangan
Artinya, penjelasan itu berfungsi mencegah ambiguitas, mempertegas isi dari suatu peraturan perundang-udangan, yang mana kekuatan mengikat dari penjelasan tersebut sama dengan peraturan perundangan pokok itu sendiri.

Kemudian, kalo you masih banding2in motor you yang harganya ratusan juta sama motor bebek, mending you beli motor bebek aja.. Malu sama motor!!! I sudah naik motor puluhan tahun, ikut club sana-sini, bukan baru kali ini aja I malu jadi biker gara2 kelakuan orang2 macam you yang memelintir hukum demi kenyamanan pribadi!!! Dulu geng motor outlaw, sekarang orang2 macam you yang ga mau dibilang geng motor, tapi kelakuan lebih buruk!!! Kenapa lebih buruk??? Geng motor bisa diberantas pakai hukum!!! Sedangkan you beli hukum supaya bisa berlindung dibawah ketiak dewi justicia!!! Apapun alasan kalian, salah tetep aja salah.. Kalo merasa lebih baik, kenapa you ga mulai kasih contoh yg baik??

Suka

avatar Tidak diketahui 38. Sekretariat Kabinet RI Sebut Pengawalan KOnvoi Moge dan Penggunaan Rotator Sirene Ambulance di Warga SIpil Langgar Aturan | PERTAMAX7.com - 19 Agustus 2015

[…] Dalam Undang-Undang : Konvoi Moge Tidak termasuk Pengguna Jalan Yang Memperoleh Hak Utama […]

Suka

avatar Abrian Rahmat 39. Abrian Rahmat - 16 September 2015

Undang- Undang harus punya unsur filosofos, sosiologis dan yuridis,
Bagir Manan mempertanyakan, apakah yang dimaksud dengan dasar berlaku secara sosiologis (sociologishe gelding). Dengan sosiologis artinya mencerminkan kenyataan yang hidup dalam masyarakat.

hukum bukan sekedar aturan bro,, hukum juga merupakan gejala sosial,,,

kesimpulan: jika Undang-Undang yang tidak memenuhi unsur sosiologis undang- undang tersebut dianggap tidak ada…

Suka

avatar ipanase ipanase - 16 September 2015

owalah

Suka


Tinggalkan Balasan ke iri dan dengki Batalkan balasan